Salah satu faktor yang bikin pengunjung masuk ke blog adalah
kecepatan loading. Jika blog anda terasa berat seperti truk yang
kelebihan muatan, mereka akan malas dan mengumpat blog anda dan mungkin
anda sekaligus. Hehehe…just kidding!
Tapi serius, percepat loading sebuah blog itu sangat penting. Bahkan
Google cinta dengan blog yang cepat seperti busway yang melaju kencang
di jalur yang sepi.
Tidak sulit melakukan hal itu. Di bawah ini beberapa tips untuk mempercepat lari blog anda:
Pertama kali, periksa dulu kecepatan blog anda sekarang. Lakukan dengan situs di bawah ini:
Lihat skor anda! Jika di atas 75 itu berarti keren. Pertahankan, bro! Tapi jika di bawah itu, anda harus memperbaikinya.
1.Memilih hosting yang tepat
Sekarang sudah saatnya anda membeli hosting dibanding menggunakan
yang gratisa. Itu kalau anda ingin serius cari uang lewat blogging. Saat
ini banyak sekali penyedia jasa hosting di Indonesia atau luar negeri.
Kalau di Indonesia, saya rekomendasikan rumahweb.com. Ada beberapa situs/blog saya dengan perusahaan itu.
Selain harga murah, layanan chattingnya 24 jam.
2. Memilih platform yang tepat
Ada banyak platform untuk membuat blog saat ini. Di dalam cpanel
hosting ini tersedia beberapa. Saya suka WordPress dengan banyak alasan.
Salah satunya tentu saja WP gratis dan tampilannya desain theme
premiumnya ok.
Saat ini WP paling terdepan untuk platform blog.
3. Batasi plugin yang digunakan
WordPress hebat dengan ribuan plugin dengan 1001 fungsinya. Tapi,
pilih yang sesuai kebutuhan. Kebanyakan plugin tertanam di dalam blog
anda, maka makin banyak kode CSS dan Javascript yang ditelan. Akibatnya,
jadi lamban.
Mungkin sekitar 7 plugins udah cukup untuk saya.
4. Memilih theme yang benar
Masih gunakan theme WP gratisan? Alamak. Itu bikin tampilan desain
blog anda terlihat biasa, juga tidak efektif. Premium theme seperti
Thesis akan bikin blog anda melaju kencang.
5. Ukuran gambar yang pas
Gambar atau Image sering anda gunakan di dalam blog. Tapi jika
ukurannya terlalu besar akan melambatkan loading. Usahakan ukuran
kapasitasnya sekitar 50 kb atau di bawahnya. Edit di phoshop dan kompres
dengan menggunakan menu “save for the web”.
6. Perhatikan cache blog anda
Susah sekali saya mencari padanan kata cache dalam bahasa Indonesia (
ada yang bisa membantu?). Mungkin tembolok ya? Terserah sajalah. Tapi
cache itu pengertian sederhanya adalah penyimpanan data yang sering
digunakan.
Untuk itu gunakan W3 Tocal Cache agar mempercepat loading file statis yang digunakan pengunjung blog.
7. Gunakan CDN
Saya pernah membahas soal ini pada pos tentang cdn. Silakan baca: “Percepat loading blog dengan CDN“.
Dengan CDN (Content Delivery Network) blog anda tampil lebih cepat
dari biasanya. Ada banyak penyedia CDN gratisan atau berbayar. Saya
masih gunakan gratisan tapi cukup keren.






0 komentar:
Posting Komentar